Kemenpora Berusaha Beri Perhatian Khusus Pada Atlet Wanita di Cabor Esport

Kemenpora Berusaha Beri Perhatian Khusus Pada Atlet Wanita di Cabor Esport

Pertandingan puncak Turnamen Piala Menpora Esports 2020 Axis bakal digelar pada 3-4 Oktober nanti. Jelang pertandingan tersebut, sesi konferensi pers digelar lagi, dengan sisi positif dari Esports yang menjadi bahasan utamanya.

Forum yang mengusung tema ‘peluang eSport dan Generasi Muda’ kali ini mengundang beberapa sosok seperti Alia Noorayu Laksono selaku Staf Khusus Bidang Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Kemenpora RI, Giring Ganesha sebagai Penyelenggara Piala Menpora Esport 2020 dan lainnya.

Dengan diadakannya Piala Menpora Esport 2020 ini, pemikiran Masyarakat terkait dengan Esport diharapkan menjadi semakin terbuka, terutama tentang peluang kaula muda di bidang tersebut.

Hanya saja, memang masih ada beberapa stigma tentang cabor ini, termasuk diantaranya perhatian pada kaum wanita.

Telah banyak kasus-kasus di seluruh cabang olahraga yang memandang sebelah mata peran dan pemberdayaan perempuan, esports sayangnya juga tak lepas dari hal itu.

MARJINALISASI TIDAK HANYA DI ESPORT

Alia Noorayu Laksono mengakui hal tersebut, tapi menurutnya hal ini tidak cuma berlaku di Esport, tapi juga di cabang olahraga lainnya. Karena itu, pihak Kemenpora berniat untuk memberikan perhatian khusus pada Atlet Wanita di Cabor Esport ini.

“Memang perempuan di banyak cabang olahraga bukan saja esports bisa dibilang masih tidak rata antara atlet perempuan dan lelaki.”

“Kami terimakasih atas atensinya nanti akan kami sampaikan juga ke pak Deputi dan pak Menpora agar ada perhatian khusus untuk atlet perempuan atau potensi aktual women athlete di esports,” jawab Alia.

INDONESIA PUNYA BANYAK ATLET WANITA ESPORT BERBAKAT

Di Indonesia sendiri, Alia Noorayu mengakui bahwa ada banyak atlet Esport wanita yang memiliki bakat menjanjikan. Karena itu, kesetaraan gender bakal terus diupayakan pihak Kemenpora.

Terlebih lagi, saat ini esports sudah diakui sebagai cabang olahraga, harusnya peluang perempuan berprestasi di bidang kompetitif game makin terbuka.

Memang harus diakui, Esport belakangan sudah jadi profesi, para gamers atau sekarang dikenal dengan Atlet Esport mendulang keuntungan yang tidak sedikit. Bahkan, per bulannya bisa mencapai 1 Miliar Rupiah!